Makalah Computer In An Internasional Market Place

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
COMPUTER IN AN INTERNASIONAL MARKET PLACE





Anggota Kelompok:
Khoiruz Zahro (201453107)
Nadia Fitriasari (201453110)
Intan Laily (201453121)
Aulia Rochmah (201453130)
 


PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI
UNIVERSITAS MURIA KUDUS
2015

COMPUTER USE IN AN INTERNATIONAL MARKET PLACE
( Penggunaan Komputer Di Pasar Internasional )

1. Perusahaan Multinasional
Perusahaan multinasional (Multinational Corporation / MNC), merupakan perusahaan yang operasinya terdiri dari produk, pasar, bangsa  dan budaya. MNC merupakan perusahaan induk dan sekelompok perusahaan anak. Perusahaan anak tersebar secara geografis di seluruh wilayah dengan tujuan, kebijakan dan prosedur sendiri. MNC merupakan sistem terbuka yang berusaha meminimumkan ketidakpastian yang ditimbulkan lingkungan. Ketidakpastian, adalah “perbedaan antara jumlah informasi yang diperlukan untuk melaksanakan suatu tugas dan jumlah informasi yang telah dimiliki oleh organisasi”.
·         Karakter Perusahaan Multinasional
Karakteristik yang dimiliki oleh sebuah perusahaan multinasional antara lain :
  • Membentuk afiliasi di luar negeri
  • Visi dan strategi yang dimiliki perusahaan bersifat global (mendunia)
  • Lebih cenderung memilih kegiatan bisnis tertentu, umumnya manufaktur
  • Menempatkan afiliasi di Negara-negara maju
Dampak Positif Dan Negatif Perusahaan Multinasional
Dampak Positif :
1. Padat karya
2. Menambah devisa negara
3. Sdm yang unggul
4. Teknologi yang canggih
Dampak Negatif :
1. Pencemaran yang dihasilkan
2. Kesenjangan sosial antara tenaga kerja indonesia dan asing
3. Indonesia menjadi target penjualan

Ada beberapa jenis Struktur Organisasi MNC menurut William Egolhoff, yaitu:

1.       Divisi Fungsional  Sedunia, anak-anak perusahaan diorganisasikan menurut jalur fungsional – manufatur, pemasaran dan keuangan. Area-area fungsional di anak perusahaan ini melapor langsung pada pasangan fungsional mereka di perusahaan induk.Dengan pengaturan ini, semua perencanaan startegis bagi MNC harus dilakukan pada tingkat eksekutif puncak di perusahaan induk, karena data yg mengintegrasikan seluruh operasi tak terdapat pada tingkat yg lebih tinggi Penggunaan Komputer di Pasar Internasional Perusahaan Multinasional.

2.       Divisi Internasional, anak-anak perusahaan diluar negeri melapor pada suatu divisi internasional MNC yg terpisah dari divisi induk. Untuk semua keperluan praktis, MNC ini sebenarnya dua organisasi terpisah – satu yang mendukung operasi domestik dan – satu yg mendukung anak-anak perusahaan. Penggunaan Komputer di Pasar Internasional Perusahaan Multinasional

3.       Wilayah Geografis, MNC membagi operasinya menjadi wilayah-wilayah dan tiap wilayah bertanggung jawab atas anak-anak perusahaan yg berlokasi dalam batasnya. Staff kantor pusat pada perusahaan induk biasanya sedikit, dan mengkoordinasikan arus informasi antara perusahaan induk dan anak perusahaan. Kekurangan struktur ini adalah tak adanya komunikasi antar wilayah Penggunaan Komputer di Pasar Internasional Perusahaan Multinasional.

4.       Divisi Produk Sedunia, perusahaan diorganisasikan menurut jalur divisi produk , dan tiap divisi bertanggung jawab atas operasi mereka sendiri diseluruh dunia. Keunggulannya, struktur ini memungkinkan MNC lebih mudah mengenali beragam kebutuhan produk dari berbagai anak perusahaan dan menyesuaikan lini produk menurut kebutuhan tersebut.Dtruktur organisasi ini menyediakan hubungan pelaporan yg berlainan antara perusahaan induk dan anak perusahaan Penggunaan Komputer di Pasar Internasional Perusahaan Multinasional.
Perlunya koordinasi dalam suatu MNC
Keuntungan koordinasi:
ü   Fleksibilitas dalam member respon terhadap pesaing di berbagai negara dan pasar
ü  Kemampuan memberikan respon di suatu negara, atau wilayah daru suatu negara terhadap perubahan di negara atau wilayah lain.
ü   Kemampuan mengikuti kebutuhan pasar di seluruh dunia
ü   Kemampuan mentransfer pengetahuan antar unit-unit di berbagai negara
ü   Pengurangan keseluruhan biaya operasi
ü    Peningkatan efisiensi dan efektivitas dalam memenuhi kebutuhan pelanggan
ü   Kemampuan mencapai dan mempertahankan keragaman produk perusahaan serta cara produksi dan distribusinya.

2. Strategi Bisnis Global
A. Strategi Multinasional;  perusahaan induk memberikan kebebasan kepada anak perusahaan untuk mengembangkan produk dan praktek mereka sendiri serta senantiasa memberikan pelaporan keuangan (desentralisasi). Strategi ini menimbulkan kendurnya pengendalian oleh perusahaan induk (kantor pusat), dan sistem informasi memudahkan desentralisasi dalam pengambilan keputusan strategis serta terdiri dari proses dan database yang berdiri sendiri (oleh anak perusahaan).
B. Strategi Global; pengendalian ada di perusahaan induk (sentralisasi proses & database). Perusahaan berusaha memenuhi kebutuhan pelanggan di seluruh dunia dengan produk-produk standar. Produk untuk seluruh pasar dunia diproduksi secara sentral dan dikirimkan ke anak-anak perusahaan. Hal tersebut mengakibatkan sebagian besar kapasitas sistem informasinya berlokasi di perusahaan induk dan terdapat sentralisasi proses dan database. Pengendalian sangat ketat dan strategi diatur oleh pusat.
C. Strategi Internasional; perpaduan strategi global (sentralisasi) dan strategi multinasional (desentralisasi). Strategi ini memerlukan suatu tim manajemen diperusahaan induk yang memiliki pengetahuan dan ketrampilan menembus pasar global. Keahlian ini disediakan anak perusahaan yang digunakan untuk mengadaptasi produk, proses dan strategi perusahaan bagi pasar mereka sendiri. Dengan strategi ini akan menggunakan sistem interorganisasi yang menghubungkan proses dan database perusahaan induk dengan anak perusahaan.
D. Strategi Transnasional;  perusahaan induk dan semua anak perusahaan bekerja sama memformulasikan strategi dan kebijakan operasi, mengkoordinasikan logistik agar produk mencapai pasar yang tepat. Pada strategi ini, tanggung jawab yang besar pada pengelola database induk memastikan keseragaman rancangan database di seluruh dunia.
7 Penggerak Bisnis Global:
1.      Sumber daya bersama;
2.      Operasi yang fleksibel;
3.      Rasionalisasi operasi;
4.      Pengurangan risiko;
5.      Produk global;
6.      Pasokan yang langka;
7.      Pelanggan tingkat perusahaan
Sistem informasi yang digunakan MNC ketika mereka mengikuti empat strategi bisnis tersebut dinamakan Sistem Informasi Global (Global Information System – GIS).


 Masalah dalam menerapkan sistem informasi global (GIS)
·          Kendala Politis
·          pembatasan pembelian dan impor  perangkat keras
·          pembatasan pemrosesan data
·          pembatasan komunikasi data
·          Permasalahan teknologi
·          Kurangnya dukungan dari manajer anak perusahaan

   3.  Strategi GIS
Bila suatu MNC mengikuti strategi multinasional, diperlukan sejumlah tim pengembangan yang bekerja di sejumlah anak perusahaan.
 Bila strategi global yang diikuti, tim pengembangan GIS mengerjakan sebagian besar tugasnya di perusahaan induk.
Bila strategi internasional yang diikuti, satu atau sejumlah tim pengembangan dapat berpergian dari perusahaan induk ke anak-anak perusahaan.
Bila strategi transnasional  yang diikuti, tim pengembangan menyertakan wakil-wakil dari perusahaan induk dan anak perusahaan .
Perlunya Budaya Etika

Pendapat umum dalam bisnis bahwa perusahaan mencerminkan kepribadian pemimpinnya. Hubungan antara CEO dengan perusahaan merupakan dasar budaya etika. Jika perusahaan harus etis, maka manajemen puncak harus etis dalam semua tindakan dan kata-katanya. Manajemen puncak memimpin dengan memberi contoh. Perilaku ini adalah budaya etika.

0 Response to "Makalah Computer In An Internasional Market Place"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Pendidikan

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel