Rahasia tongkat Bung Karno




Misteri Tongkat Komando
Bung Karno

" Kita tahu bahwa setiap pidatonya, Bung Karno selalu membawa sebuah tongkat, tidak terlalu panjang memang, mamun dengan bentuk yang unik.
Namun tidak hanya dalam pidatonya saja, tongkat yang dinamakan Tongkat Komando itu selalu ia bawa dalam setiap pertemuan-pertemuan pentingnya. Ini terbukti dari foto-foto Bung Karno saat bertemu dengan orang-orang penting, baik dari dalam maupun luar negeri, selalu saja terlihat membawa Tongkat Komando tersebut.
Lalu pernahkah Anda bertanya, tongkat apakah itu..?? Sakti kah..?? "

Pada penulis Biografi nya, Cindy Adams, berkali-kali Bung Karno berkata bahwa Tongkat Komando nya itu

tidak memiliki daya sakti atau daya linuwih.
" Itu hanya kayu biasa yang aku gunakan sebagai bagian dari penampilanku sebagai pemimpin dari sebuah negara besar ", kata Bung Karno kepada Cindy Adams pada suatu saat di Istana Bogor.

Bung Karno sendiri sebetulnya memiliki tiga Tongkat Komando yang bentuknya sama, satu tongkat yang ia bawa saat keluar negeri, satu tongkat untuk berhadapan dengan para Jenderal nya dan satu tongkat lagi yang selalu ia bawa saat ia berpidato. Namun jika harus pergi dalam keadaan mendadak dan terburu-buru, yang sering ia bawa adalah tongkat yang dibawa saat ia berpidato.

Pernah pada suatu saat dalam pertemuannya dengan Presiden Kuba, Fidel Castro, Castro memegang tongkat Bung Karno dan bercanda,
" Apakah tongkat ini sakti seperti tongkat kepala suku Indian..?? "
Bung Karno hanya tertawa saja mendengar pertanyaan itu, saat itu Castro meminta peci hitam Bung Karno dan Bung Karno memakai pet hijau milik Castro.
" Pet ini saya pakai waktu saya serang Havana dan saya jatuhkan Batista ", kata Castro mengenai pet hijau nya itu.

Apakah tongkat 'kesayangan' Bung Karno itu memiliki kesaktian seperti keris Diponegoro 'Kyai Salak' atau seperti keris Aryo Penangsang 'Kyai Setan Kober'..??

Di antara kalangan spiritualis seperti misalnya kalangan yang percaya adanya hal metafisik yang tidak bisa dibahas dengan logika dan kalimat, mereka percaya betul bahwa Tongkat Komando yang dimiliki Bung Karno bukanlah sembarang tongkat. Menurut mereka, Tongkat Komando Bung Karno adalah tongkat sakti, yang berisi keris pusaka ampuh. Nah, jadi mana yang benar..?? Bung Karno atau mereka..?? Wallahu'alam.
Bukan hanya soal tongkatnya sakti atau tidak, tapi kenyataan lainnya Bung Karno memang sakti, dan itu sudah jelas..!!

Peristiwa paling menggemparkan bagi rakyat Indonesia kala itu adalah saat Bung Karno ditembak dari jarak dekat pada saat sholat Idul Adha.
Tembakan itu meleset dan inilah yang membuat heboh, bagaimana bisa penembaknya yang seorang jago perang terlatih, menembak dari jarak hanya 5 meter tetapi tidak kena.
Di saat sidang pengadilan penembak Bung Karno, sebuah pertanyaan tadi terjawab. Apa yang dilihat penembak saat itu adalah Bung Karno membelah dirinya menjadi lima. Keadaan inilah yang membuat bingung si penembak, yang mana Bung Karno, hingga akhirnya peluru jauh meleset tanpa mengenai Bung Karno.

Kembali ke Tongkat Komando tadi, tongkat itu sebenarnya dibuat dari bahan kayu Pucang Kalak.
Apa itu kayu Pucang Kalak..??

Pucang adalah sejenis kayu, sedangkan Kalak adalah nama tempat di bagian selatan Ponorogo, atau bagian utara Pacitan. Di pegunungan Kalak inilah terdapat tempat persemayaman keramat nan penuh misteri. Dan diatas persemayaman itulah tumbuh pohon pucang yang sangat dikeramatkan masyarakat sekitar.

Ada berbagai macam jenis kayu pucang, tetapi dipercaya bahwa pucang kalak memiliki ciri khas tersendiri. Konon, salah satu cara untuk menguji keaslian kayu pucang kalak adalah dengan memegang kayu/tongkat tadi di atas permukaan air. Jika bayangan kayu di dalam air tersebut muncul menyerupai seekor ular yang sedang berenang, berarti kayu pucang kalak itu asli. Tetapi jika yang tampak dalam bayangan air adalah bentuk kayu biasa, itu artinya bukan pucang kalak, melainkan pucang biasa yang banyak tumbuh di se-antero negeri. Terlepas dari benar atau tidaknya cara pengujian ini, setidaknya hal ini juga menjadi salah satu misteri dibalik Tongkat Komando Bung Karno.

Kembali lagi ke Tongkat Komando, tongkat ini mulai dipakai Bung Karno sejak tahun 1952, tepatnya setelah peristiwa demonstrasi 17 Oktober 1952.
Suatu malam Bung Karno didatangi orang dengan membawa sebalok kayu pohon Pucang Kalak yang ia potong dengan tangannya, balok itu diserahkan kepada Bung Karno.
" Untuk menghadapi para Jenderal..!! " kata orang itu.
Lalu Bung Karno menyuruh salah seorang seniman Yogyakarta untuk membuat kayu itu menjadi Tongkat Komando. Tongkat yang selalu setia mendampingi setiap pidatonya Bung Karno.**

Oya, kabarnya pernah ada beberapa orang terseret ke meja hijau karena kasus perebutan tongkat ini di 2012 silam. Untuk ini gak usah dibahas ya, gak penting...!!!


sumber : https://www.facebook.com/atlanindonesia

0 Response to "Rahasia tongkat Bung Karno"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Pendidikan

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel